To Find The Lost

Setelah diizinkan masuk membersihkan diri oleh kedua anaknya, Itachi melahap ramen instan buatan Gwen dengan kecepatan tinggi, mengabaikan kedua putra dan putrinya yang sekarang berada di depannya sambil melihat papi mereka seperti sedang menginterogasi.

Kalau diam bisa bersuara, Itachi yakin saat ini dia bisa mendengar banjiran pertanyaan dari Nash dan Gwen.

Sayangnya, Itachi tidak membiarkan pertanyaan-pertanyaan itu sempat dikeluarkan baik oleh Nash maupun Gwen. Meskipun dia merasa bersalah karena peristiwa yang terjadi barusan membuat kedua anaknya pusing berat, Itachi berpikir bahwa masih ada hal penting yang harus dia lakukan. Dan Itachi harus bergerak cepat.

“Ada sesuatu yang menurut kalian berdua aneh dari Mami nggak?” tanya Itachi.

“Hngg… Nggak sih, tapi tiga hari yang lalu, she smelled like a gunpowder when she came home.” Nash menjelaskannya dengan singkat.

“Selain itu?”

Gelengan kepala Gwen adalah jawaban untuk Itachi. Lelaki itu maklum saja kalau kedua anaknya tidak menemukan banyakhal yang tidak biasa dari Ino, perempuan itu sangat mahir dalam menyembunyikan sesuatu. Selain itu, Itachi juga sudah memeriksa semua rekaman CCTV rumah mereka, dan semuanya sangat rapi.

“Mami kalian ada ninggalin sesuatu nggak sebelum pergi?”

Nash dan Gwen saling berpandangan. Kemudian Gwen berkarakter lebih ngotot masih mencoba keberuntungannya untuk meminta penjelasan dari Itachi. “Why don’t you tell us what really happened with you and Mami? Why are you playing dead, Papi?

You two better save the questions for later. Sekarang kasih tahu Papi, Mami kalian ada ninggalin sesuatu nggak sebelum pergi?” Itachi mengulang pertanyaannya. Biasanya, Itachi selalu sabar dan bersikap lembut ketika berbicara dengan anak-anaknya, kali ini Itachi terdengar tegas dan menuntut. Sebab situasi pada saat ini tidak memungkinkan buatnya untuk bertindak lembut dan basa-basi.

Nash menyedot susu kotaknya. “Mami didn’t leave us anything. Is she okay, Papi?

Itachi mengangguk, pertanda mengerti dengan perkataan Nash. Tapi kemudian dia menggeleng, sebab Itachi tidak tahu apakah Ino benar-benar baik-baik saja atau malah sebaliknya. “Buat pertanyaan yang itu, Papi nggak tahu pasti. Tapi Mami itu kuat, dia nggak akan kenapa-napa.”

Tentu saja jawaban tentang Papi nya yang tidak tahu apakah Maminya baik-baik saja itu membuat nafas Gwen tercekat. Meskipun anak itu terbilang tsundere terhadap Mami nya, tapi kehilangan Mami Ino adalah hal terakhir yang dia inginkan sekarang.

“Terus… Papi sama Mami jadi cerai?” tanya Gwen.

Itachi mengangkat sebelah alisnya. “Cerai? Maksudnya?”

“Loh, Mami bilang kalau kalian berdua udah setuju buat cerai.”

Kebohongan adalah sesuatu yang Itachi tangkap. Keduanya, Itachi dan Ino, tidak pernah sekalipun membicarakan tentang perceraian. Kalau Gwen bertanya apakah Mami betulan punya keinginan buat bunuh Papi, mungkin Itachi bisa mengiyakan.

“Oh! Sebentar!” Nash memekik keras. “Aku baru inget, kayanya Mami ninggalin berkas-berkas surat perceraian di master bedroom deh.”

Bagus. Itachi berpikir mungkin dia bisa mendapatkan petunjuk untuk mencari kemana Ino pergi dari sana.

Ketika amplop besar itu sudah ada di tangannya, Itachi langsung mengambil seluruh isi di dalamnya. Beberapa kertas dokumen perceraian dan sebuah alat perekam suara digital adalah yang dia temukan.

Itachi membaca dokumen perceraian itu dengan seksama. Pernikahan Ino dan Itachi merupakan suatu hal yang tidak seharusnya terjadi. Ketika sudah terlanjur terjadi, maka pernikahan itu keduanya manfaatkan secara diam-diam. Tapi yang membuat pusing adalah fakta bahwa keduanya sempat tidak tahu kalau Ino dan Itachi saling memanfaatkan dan mempermainkan satu sama lain.

Tahu apa yang bikin semuanya jadi lebih repot lagi? Adalah fakta kalau permainan Itachi dan Ino berlanjut sangat jauh sampai mereka berdua punya dua anak usia remaja. Tapi itu bukan berarti Itachi dan Ino tidak menyayangi kedua anak mereka, mereka menyayangi Nash dan Gwen lebih dari apapun.

Itachi adalah seorang laki-laki dengan seribu rahasia. Masih banyak fakta tentang lelaki itu yang belum diketahui oleh istrinya.

Sedangkan Ino adalah salah satu anggota agen khusus Badan Intelijen Negara atau National Intelligence Service (NIS) yang ditugaskan untuk melakukan misi spionase terhadap Uchiha Itachi yang berafiliasi dengan organisasi bandar segala praktik illegal. Ino memanfaatkan pernikahannya dengan Itachi untuk memperoleh semua hal untuk menggulingkan organisasi tersebut.

Sayangnya, Ino tidak mengetahui fakta bahwa Itachi telah mengetahui kalau perempuan itu adalah bagian dari organisasi intelijen sampai pernikahan mereka yang ke sepuluh. Selama itu, Itachi memutuskan untuk mengikuti alur permainan Ino untuk mendapatkan informasi-informasi rahasia negara yang dimiliki oleh NIS.

Merasa tidak menemukan apa yang dia cari dari dokumen perceraian itu, Itachi beralih ke alat perekam suara digital dan menekan tombol play. Kemudian terdengar sebuah dialog pendek, di mana salah satu orang yang terekam suaranya berbicara dengan bahasa yang tidak Itachi mengerti—juga suara tembakan peluru yang ikut terdengar.