Onboarding Session

Hari pertama bekerja di perusahaan baru Ino lewati dengan serangkaian onboarding atau orientasi sebagai karyawan baru agar bisa beradaptasi dan mengenal lebih dalam seluk beluk perusahaan tersebut sebelum ngehandle load kerja yang akan diberikan di kemudian hari.

Sejauh ini, Ino merasa enjoy saja mendengarkan pemaparan dari setiap sesi orientasi masing-masing departemen milik karyawan baru yang biasanya diwakilkan oleh manager mereka. Meskipun sesi departemen Ino baru dimulai setelah jam makan siang, Ino tetap fokus dan sialnya ikut merasa pusing juga waktu departemen IT yang bahas bahasa pemrograman itu memaparkan sesinya karena background Ino sendiri bukan disitu.

Bersosialisasi dengan orang baru bukanlah suatu hal yang menyulitkan buat Ino. Di hari pertamanya masuk kerja, dia sudah lumayan dekat dengan beberapa karyawan baru lainnya seperti Sai anak UI Designer, Tenten anak Data Scientist, dan Kiba anak Cyberforce. Selain karyawan baru, Ino juga sudah cukup dekat dengan Sakura si anak HRD yang menemani proses rekrutmen nya dari awal screening CV sampai orientasi sekarang. Selain mereka, tentu saja ada Shikamaru sebagai staff Business Development perusahaan tersebut, teman Ino dari orok yang sudah bekerja di perusahaan itu selama 2 tahun.

Ino yakin semuanya akan berjalan dengan lancar, tapi keyakinannya langsung roboh setelah jam makan siang selesai. Dia beserta karyawan baru lainnya sudah kembali ke ruang orientasi untuk menunggu sesi pemaparan selanjutnya. Karena selanjutnya adalah sesi pemaparan departemen Finance milik Ino, cewek itu entah kenapa jadi super nervous.

Pacuan jantungnya semakin dipercepat ketika Sakura memasuki ruangan, nggak sendirian. Di belakang Sakura HRD ada sosok yang sedang menenteng MacBook nya sambil berjalan tanpa melihat ke arah lain selain ke depan. Sosok itu langsung Ino asumsikan sebagai perwakilan dari departemen Finance. Tapi sialnya, Ino merasa dia mengenal sosok laki-laki yang rambutnya panjang dan diikat rendah itu, dia merasa pernah melihat tajamnya sepasang manik legam itu.

Khawatir dirinya sedang berhalusinasi, Ino langsung meraih tumblr nya untuk diminum. Dan pada saat itu juga Sakura bersuara, “Siang temen-temen. Di sini sudah ada Mas Itachi selaku manager finance yang bakal ngisi sesi siang ini yaa.”

“Uhuk!” karena merasa ditampar oleh realita yang bikin Ino kaget bukan main, dia terbatuk ketika berusaha menelan air yang dia minum.

Otomatis hal itu mengundang seluruh atensi di ruangan. Nggak terkecuali atensi dari si Manager Finance yang sekarang sepasang matanya sudah membulat.